Opini - Aksi Nyata Layani Rakyat Dengan Sepenuh Hati
Opini
Aksi Nyata Layani Rakyat Dengan Sepenuh Hati
Suatu
kartu identitas pribadi merupakan hal terpenting bagi seseorang yang
memilikinya , dimana dirinya diakui dan dihargai akan eksistensinya sebagai
unsur dalam suatu kelompok masyarakat tersebut , tindak lanjutnya dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara kartu identitas pribadi tersebut sebagai
tanda penduduk dari kewarganegaraannya . Jika melihat konteks saat ini banyak
sekali warga negara Republik Indonesia yang belum mendapatkan kartu identitas
pribadinya atau kartu tanda penduduk (KTP) dikarenakan adanya perubahan yang
melegitimasi sebuah sistem yang sebelumnya KTP konvensional beralih pada KTP
Elektronik .Secara pembuatannya digadang - gadang bahwa KTP Elektronik lebih
cepat dan akuntabel karena adanya komputerisasi yang canggih dilakukannya ,
namun sampai saat ini keberadaan KTP Elektronik belum sampai ke tangan rakyat
Republik Indonesia secara menyuluruh dan merata yang semestinya rakyat
mendapatkannya .
Polemik
kembali mencuat kepermukaan dengan adanya kasus KTP Elektronik yang kian tahun
tak kunjung rampung juga berakhir dan menyisakan beberapa masalah dari hulu
hingga hilir . Publik geram melihat para pemangku jabatan yang meyalahgunakan
kebijakan serta wewenangnya dengan tindakannya yang mengkorupsi anggaran proyek
E – KTP . Kini publik menantikan dan membutuhkan identitas dirinya sebagai tanda
warga Republik Indonesia .
Penyakit
korupsi seakan mejadi penyakit kronis bangsa ini untuk meredam tindakan itu
harus adanya payung hukum yang bertindak tegas dan mengikat untuk menghukum
para pelaku tindak pidana korupsi selain itu aparat hukum menegakkan hukum
jangan mau disuap oleh mereka yang jelas – jelas melakukan tindakan yang
melanggar hukum sekaligus tidak bermoral itu . Proyek E – KTP ini merupakan
mega proyek yang menentukan hajat hidup
seluruh rakyat Republik Indonesia .
Teringat
dengan peribahasa nasi yang sudah menjadi bubur , dan bagaimana pun itu semua
telah terjadi lalu terlepas dari semua itu peran yang mesti dilakukan untuk
membangun spirit rakyat yakni dengan menciptakan birokrasi bersih yang melayani
dengan memaksimalkan kinerja para aparatur negara untuk melayani rakyat dengan
sepenuh hati khususnya yang belum memiliki KTP Elektronik , kemudian dipermudah
dalam segi tahapan mekanisme pembuatan yang praktis tidak berbelit – belit
selain itu pemerintah mendata penduduknya yang belum terdata E – KTP agar tidak
terjadi data yang ganda dan menyosialisasikannya untuk segera beralih dan itu
semua perlunya tindakan yang nyata dan kontrol dari rakyat sehingga tidak ada
penyimpangan di lapangan dari semua itu adanya sinergitas antara pemerintah dan
rakyat.
Pemetaan
perlu dilakukan dalam distribusi E – KTP yang telah selesai sebelumnya. Dilakukan
dengan metode distribusi pada distrik – distrik daerah yang telah ditentukan agar
hubungan antar pemerintah pusat dengan daerah dapat meningkatkan efektifitas kerja
, bahwasannya jika dilakukan sentralisasi distribusi problematika yang akan
terjadi adanya penumpukan rakyat dalam suatu wilayah yang tak terbendung .
Mari
kita bergerak bahu membahu membagun integritas bangsa ini yang menjunjung nilai
– nilai persatuan dan kesatuan dengan semangat gotong royong yang berazaskan
Pancasila , sejatinya rakyat Republik Indonesia sudah lelah dengan
ketidakpastian dan membutuhkan aksi nyata.
Penulis : Aji
Gunawan , Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Jurusan Komunikasi &
Penyiaran Islam , UIN Sunan Gunung Djati Bandung .


Komentar
Posting Komentar